Kamis, 05 September 2013

•AL-QUR'AN•

•AL-QUR'AN•

Assalamualaikum
Bismillahirrahmanirrahim

Kitab suci Umat Islam yang
pasti sudah tidak asing lagi di telinga
kita semua. Al-Qur’an adalah kitab suci
yang Allah turunkan kepada Nabi
Muhammad SAW. Beliau-lah Nabi &
Rasul terakhir, pun dengan Al-Qur’an
yang menjadi kitab suci terakhir. Al-
Qur’an bukan dibuat oleh Nabi
Muhammad, sebab beliau tidak bisa
membaca. Nabi Muhammad SAW
hanyalah perantara dari Allah SWT
kepada seluruh manusaia.

Sebagai umat Islam, tentu Al-Qur’an
tidak akan kita biarkan begitu saja
sebagai pajangan, koleksi, atau apa
pun.. Selain 5 rukun Islam, kita pun
memiliki 5 kewajiban terhadap Al-
Qur’an.. Berikut ke-5 kewajiban
tersebut:

1) At Tilawah (dibaca)
At Tilawah artinya membaca. Mengapa
wajib dibaca? Sebab tanpa dibaca
mustahil untuk mengerti maknanya,
dapat mengamalkannya, bahkan
menyampaikannya. Bicara masalah
membaca, hukum membaca Al-Qur’an
dengan benar (memakai tajwid) adalah
Fardhu ‘Ain (wajib untuk setiap orang).
Sementara hukum mempelajari ilmu
tajwid tersebut adalah Fardhu Kifayah
(wajib untuk sekelompok orang, apabila
sudah ada yang menjalankan maka
gugurlah kewajiban untuk sekelompok
orang itu). Jadi mau tidak mau kita
harus tetap mempelajari ilmu tajwid
walau sedikit, sebab akan sangat sulit
untuk membaca dengan tajwid yang
benar pabila kita tidak mengerti ilmu
tajwid sama sekali.

2) Al Hifzu (dihafal)
Menghafal... Mengapa Al-Qur’an wajib
dihafal? Sebab apabila tidak dihafal
tentu akan sulit untuk
mengamalkannya. Misalnya Anda ingin
sholat, namun tidak hafal Al-Fatihah
dan surat pendek, tentu akan
menyulitkan Anda saat sholat.

3) Al Fahmu (dipahami)
Memahami Al-Qur’an wajib bagi setiap
muslim, mengapa? Sebab salah satu
tujuan membaca adalah untuk
memahami. Pun sebelum kita
mengamalkan sesuatu, kita harus
memahami dulu sesuatu itu, supaya
tidak salah dalam mengerjakannya.

4) Al A’malu (diamalkan)
Seorang yang memahami dan mengerti
sebuah kebaikan namun tidak
mengamalkan bagaikan lebah yang
tidak menghasilkan madu.. Al-Qur’an
ada sebagai pedoman hidup manusia
untuk diamalkan isinya, supaya
manusia dapat menjalani hidup ini
dengan baik sesuai yang diridhoi oleh
Allah SWT.

5) Ad Da’wah (disampaikan)
Kebaikan bukanlah hanya untuk diri
sendiri saja. Alangkah baiknya apabila
ia dapat dirasakan oleh orang lain.
Kebaikan yang terus menyebar ini akan
menjadi lahan pahala yang terus
mengalir bahkan apabila kita sudah
meninggal sekalipun, kebaikan itu akan
terus mengalir layaknya air zamzam
yang tak pernah berhenti memancar.
Diluar sana masih banyak umat Islam
yang belum mengetahui kewajiban-
kewajiban ini. Sebagai sesama muslim
tentu kita wajib memberitahu mereka.
Mereka adalah saudara se-iman kita.
Jangan biarkan mereka membiarkan Al-
Qur’an tergeletak begitu saja hingga
berdebu.

Tidak ada komentar: