Senin, 04 Februari 2013
Minggu, 03 Februari 2013
Rasulullah S.A.W telah bersabda bahwa, “Malaikat Jibril, Mikail, Israfil dan Izrail A.S. telah berkata kepadaku.
Berkata Jibril A.S. : “Wahai Rasulullah, barang siapa yang membaca
shalawat ke atasmu tiap-tiap hari sebanyak sepuluh kali, maka akan saya
bimbing tangannya dan akan saya bawa dia melintasi titian seperti kilat
menyambar.”
Berkata pula Mikail A.S. : “Mereka yang bershalawat ke atas kamu akan aku beri mereka itu minum dari telagamu.”
Berkata pula Israfil A.S. : “Mereka yang bershalawat kepadamu akan aku
sujud kepada Allah S.W.T. dan aku TIDAK AKAN mengangkat kepalaku
sehingga Allah S.W.T. mengampuni orang itu (yang bershalawat).”
Malaikat Izrail A.S pula berkata : “Bagi mereka yang bershalawat ke
atasmu, akan aku cabut ruh mereka itu dengan selembut-lembutnya seperti
aku mencabut ruh para nabi-nabi.”
Apakah kita tidak cinta
kepada Rasulullah S.A.W.? Para malaikat memberikan jaminan masing-masing
untuk orang-orang yang bershalawat ke atas Rasulullah S.A.W.
Dengan kisah yang dikemukakan ini, kami harap para pembaca tidak akan
melepaskan peluang untuk bershalawat ke atas junjungan kita Nabi
Muhammad S.A.W. Mudah-mudahan kita menjadi orang-orang kesayangan Allah,
Rasul dan para malaikat.
Ya Nabi Salam Alaika Ya Rosuul salam alaika Ya Habiib salam alaika Sholawatullah alaika.
Dalam Al Qur'an Allah swt. berfirman: "Sesungguhnya Allah dan
malaikat-malaikatNya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang
beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam
penghormatan kepadanya". (Al Qur'an S. Al-Ahzab ayat 56)
Nabi
Muhammad saw. bersabda: "Bershalawatlah‐kamu kepadaku, karena shalawat
itu menjadi zakat penghening jiwa pembersih dosa bagimu". (Diriwayatkan
oleh Ibnu majah)
Gabung juga dipage para santri banyak pembahasan kitab-kitab sahih>>> Abu Nawas Majdub
Sabtu, 02 Februari 2013
... Tiga Hari Saja ...
Yang pertama: Hari kemarin.
Kita tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi. Kita tak bisa
menarik perkataan yang telah terucapkan. Kita tak mungkin lagi menghapus
kesalahan dan mengulangi kegembiraan yang kita rasakan kemarin. Biarkan
hari kemarin lewat; lepaskan saja...
Yang kedua: hari esok.
Hingga mentari esok hari terbit, Kita tak tahu apa yang akan terjadi.
Kita tak bisa melakukan apa-apa esok hari. Kita tak mungkin sedih atau
ceria di esok hari. Esok hari belum tiba; biarkan saja...
Yang ketiga: hari ini.
Yang tersisa kini hanyalah hari ini. Pintu masa lalu telah tertutup.
Pintu masa depan pun belum tiba. Pusatkan saja diri kita untuk hari ini.
Kita dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila kita mampu
memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari.
Hiduplah hari ini. Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan
pikiran yang rumit. Hiduplah apa adanya. Karena yang ada hanyalah hari
ini, hari ini yang abadi. Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati
dan rasa hormat, meski mereka berlaku buruk pada kita. Cintailah
seseorang sepenuh hati hari ini, karena mungkin besok cerita sudah
berganti. Ingatlah bahwa kita menunjukkan penghargaan pada orang lain
bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapakah diri kita sendiri
Jadi, jangan biarkan masa lalu mengekang kita atau masa depan membuat
kita bingung, lakukan yang terbaik HARI INI dan lakukan sekarang juga.
''10 CONTOH PENTING BAGAIMANA RASULULLAH MELAYANI ISTRINYA''
1. Kalau ada pakaian yang koyak,Rasululla h menambalnya sendiri tanpa
perlu menyuruh isterinya.Belia u juga memerah susu kambing untuk
keperluan keluarga maupun untuk dijual.
2. Setiap kali pulang
ke rumah,bila dilihat tiada makanan yang sudah siap di masak untuk
dimakan,sambil tersenyum baginda menyingsingkan lengan bajunya untuk
membantu isterinya di dapur. Sayidatina ‘Aisyah menceritakan‘Ka lau Nabi
berada di rumah,beliau selalu membantu urusan rumahtangga.
3. Jika mendengar azan, beliau cepat-cepat berangkat ke masjid,
dan cepat-cepat pula kembali sesudah selesai sembahyang.’
4. Pernah baginda pulang pada waktu pagi.Tentulah baginda teramat lapar
waktu itu..Tetapi dilihatnya tiada apa pun yang ada untuk sarapan.Yang
mentah pun tidak ada kerana Sayidatina ‘Aisyah belum ke pasar.Maka Nabi
bertanya, ‘Belum ada sarapan ya Humairah?’ (Humairah adalah panggilan
mesra untuk Sayidatina ‘Aisyah yang bererti ‘Wahai yang kemerah-merahan
’) Aisyah menjawab dengan agak serba salah,‘Belum ada apa-apa wahai
Rasulullah.’Ras ulullah lantas berkata,‘Jika begitu aku puasa saja hari
ini.’tanpa sedikit tergambar rasa kesal di raut wajah baginda.
5. Sebaliknya baginda sangat marah tatkala melihat seorang suami sedang
memukul isterinya.Rasul ullah menegur,‘Mengap a engkau memukul
isterimu?’ Lantas dijawab dengan agak gementar, ‘Isteriku sangat keras
kepala! Sudah diberi nasihat dia tetap begitu juga,jadi aku pukul lah
dia.’‘Aku tidak menanyakan alasanmu,’ sahut Rasulullah Shallahu 'alaihi
wassalam,.‘Aku menanyakan mengapa engkau memukul teman tidurmu dan ibu
kepada anak-anakmu?’
6. Pernah baginda bersabda,’sebai k-baik
lelaki adalah yang paling baik, kasih dan lemah lembut terhadap
isterinya.’ Prihatin,sabar dan rendah hati baginda dalam menjadi ketua
keluarga langsung tidak sedikitpun menurunkan kedudukannya sebagai
pemimpin umat..
7. Kecintaannya yang tinggi terhadap ALLAH
Subhanahu Wa Ta'ala dan rasa kehambaan yang sudah melekat dalam diri
Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam menolak sama sekali rasa
kesombongan.
8. Seolah-olah anugerah kemuliaan dari ALLAH
langsung tidak dijadikan sebab untuknya merasa lebih dari yang
lain,ketika di depan ramai maupun dalam kesendiriannya.
9.
Pintu Syurga telah terbuka seluas-luasnya untuk baginda, baginda masih
lagi berdiri di waktu-waktu sepi malam hari,terus-mene rus beribadah
hinggakan pernah baginda terjatuh lantaran kakinya sudah bengkak-bengkak
.
10. Fisiknya sudah tidak mampu menanggung kemauan jiwanya yang tinggi.Bila ditanya oleh Sayidatina ‘Aisyah,‘Ya Rasulullah,
bukankah engaku telah dijamin Syurga? Mengapa engkau masih bersusah
payah begini?’ Jawab baginda dengan lunak,‘Ya ‘Aisyah,apakah aku tak
boleh menjadi hamba-Nya yang bersyukur..
Jumat, 01 Februari 2013
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh...
Sahabat Fillah yang selalu dalam bimbingan Allah Subhanhu Wa Ta’ala...
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman...
“Maka Maha Tinggi Allah Raja Yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu
tergesa-gesa membaca Al Qur'an sebelum disempurnakan mewahyukannya
kepadamu, dan katakanlah: "Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu
pengetahuan."...”
[QS. 20 – Thaahaa : 144]
“Sebenarnya, Al Qur'an itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada
orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat
Kami kecuali orang-orang yang dzalim.”
[QS. 29 – Al ‘Ankabuut : 49]
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin,
maka Allah melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat.
Barangsiapa memudahkan (urusan) atas orang yang kesulitan (dalam masalah
hutang), maka Allah memudahkan atasnya di dunia dan akhirat.
Barangsiapa menutupi (aib) seorang muslim, maka Allah menutupi (aib)nya
di dunia dan akhirat. Allah senantiasa menolong hamba selama hamba
tersebut senantiasa menolong saudaranya. Barangsiapa yang meniti suatu
jalan untuk mencari ilmu, maka Allah memudahkan untuknya jalan menuju
Surga. Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid)
untuk membaca Kitabullah dan mempelajarinya di antara mereka, melainkan
ketenteraman turun atas mereka, rahmat meliputi mereka, Malaikat
mengelilingi mereka, dan Allah menyanjung mereka di tengah para Malaikat
yang berada di sisi-Nya. Barangsiapa yang lambat amalnya, maka tidak
dapat dikejar dengan nasabnya.”
[Hadits shahih... : Diriwayatkan oleh Muslim (no. 2699)... Ahmad (II/252, 325)...
Abu Dawud (no. 3643)... At-Tirmidzi (no. 2646)... Ibnu Majah (no. 225)... dan...
Ibnu Hibban (no. 78-Mawaarid)...
dari Shahabat Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu...]
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Untukmu Ukhty Muslimah
Aku adalah LELAKI pada umumnya ...
Aku adalah LELAKI yang penuh kekurangan...
Aku adalah LELAKI yang mengharap mendapatkan WANITA untuk menopang segala GUNDAH GULANAKU...
Aku LELAKI yang dengan PENUH HARAP engkau menjadi SEPARUH DARI AGAMAKU...
Tetapi aku tidak akan memaksamu jika engkau tidak REDHO...
Tetapi aku tidak akan memaksamu jika engkau tidak IKHLAS...
Tetapi aku tidak akan memaksamu jika tidak ada RESTU ORANG TUAMU...
Karena aku lelaki tidak BERHARTA dan BERTAHTA...
Yang kupunya hanya segenap CINTA yang akan kuberikan hanya untukmu...
Aku hanya lelaki tak BERUANG banyak...
Tetapi aku hanya dapat memberikan MAHAR hanya dengan BISMILLAH untukmu...
Tetapi aku bukan LELAKI BERPANGKAT DERAJAT yang tinggi...
Tapi aku akan mengangkat DERAJATMU diakherat nanti insyaallah...
Karena Aku mencari WANITA bukan karena Ia CANTIK...
Karena aku takut jika engkau TUA nanti WAJAHMU berkerut termakan Senja...
Dan aku takut aku akan berpaling darimu..!!
Aku mencari WANITA bukan dia BERHARTA dan BERTAHTA...
Karena aku takut jika harta itu diambil yang kuasa...
Maka CINTAKU pergi dengan seiringnya harta itu ludes...
Aku hanya MENGINGKAN pasanganku nanti akan melihat selalu CANTIK dalam keadaan apapun... :)
Langganan:
Postingan (Atom)