Keutamaan berbuat baik.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
Orang yang paling dicintai oleh Allah ‘Azza wa jalla adalah yang paling
banyak memberi manfaat kepada orang lain. Amalan yang paling dicintai
oleh Allah adalah kesenangan yang diberikan kepada sesama muslim,
menghilangkan kesusahannya, membayarkan hutangnya, atau menghilangkan
rasa laparnya.
Sungguh, aku berjalan bersama salah seorang
saudaraku untuk menunaikan keperluannya lebih aku sukai daripada
beri’tikaf di masjid ini (Masjid Nabawi) sebulan lamanya. Barangsiapa
berjalan bersama salah seorang saudaranya dalam rangka memenuhi
kebutuhannya sampai selesai, maka Allah akan meneguhkan tapak kakinya
pada hari ketika semua tapak kaki tergelincir.
Sesungguhnya akhlak yang buruk akan merusak amal sebagaimana cuka yang merusak madu.”
(Diriwayatkan oleh Ibnu Abid-Dunya dengan sanad hasan)
"Maka barangsiapa memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya atas (tanggungan) Allah". (Qs. As Syuro: 40)
"Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan". (Qs. Ali Imron: 133-134)
"Dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik." (Al-Baqarah : 195)
Rasulullan shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
Barangsiapa yang meringankan dari seorang mukmin satu kesulitan dan
kesulitan-kesulitan dunia, maka Allah akan ringankan untuknya satu
kesulitan dari kesulitan-kesulitan Hari Kiamat. Barangsiapa yang
memudahkan seorang yang mengalami kesulitan, maka Allah akan beri
kemudahan untuknya di dunia dan di akhirat. Barangsiapa yang menutupi
aib seorang muslim maka akan Allah tutupi (aibnya) di dunia dan di
akhirat. Allah akan senantiasa menolong hamba selama sang hamba tersebut
menolong saudaranya. ( HR. Muslim 2699 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar