Jumat, 18 Oktober 2013

[ TIGA BELAS AURAT WANITA ]

[ TIGA BELAS AURAT WANITA ]
Wanita Wajib Baca !!
# yang muslim wajib like/suka

1. Bulu kening (Alis)
– Menurut Bukhari, Rasullulah melaknat perempuan
yang mencukur atau menipiskan bulu kening atau
meminta supaya dicukurkan bulu kening –
(Petikan dari Hadits Riwayat Abu Daud Fi Fathil Bari)

2. Kaki (tumit kaki) semacam hantu loceng
– Dan janganlah mereka (perempuan) membentakkan
kaki (atau mengangkatnya) agar diketahui perhiasan
yang mereka sembunyikan –
(Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31. Keterangan :
Menampakkan kaki dan mengayunkan/ melenggokkan
badan mengikut hentakan kaki terutamanya pada
mereka yang mengikatnya dengan loceng, sama juga
seperti pelacur dizaman jahiliyah)

3. Wangi-wangian
– Siapa saja wanita yang memakai wangi-wangian
kemudian melewati suatu kaum supaya mereka itu
mencium baunya, maka wanita itu telah dianggap
melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zinanya
terutamanya hidung yang berkumpul itu kata orang
sekarang hidung belang –
(Petikan dari Hadits Riwayat Nasa’i, Ibn Khuzaimah dan
Hibban)

4. Dada
– Hendaklah mereka (perempuan) melabuhkan kain
tudung hingga menutupi bagian depan dada-dada
mereka –
(Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31)

5. Gigi
– Rasullulah melaknat perempuan yang mengikir
(pangur) gigi atau meminta supaya dikikirkan giginya –
(Petikan dari Hadits Riwayat At-Thabrani, Dilaknat
perempuan yang menjarangkan giginya supaya
menjadi cantik, yang merubah ciptaan Allah – Petikan
dari Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)

6. Leher
– Dan tinggallah kamu (perempuan) di rumah kamu
dan janganlah kamu menampakkan perhiasanmu
seperti orang jahilliah yang dahulu –
Keterangan : Bersolek (make-up) dan menurut Maqatil
sengaja membiarkan ikatan tudung yang
menampakkan leher seperti orang Jahilliyah.

7. Membayang Anggota Tubuh
– Asma Binti Abu Bakar telah menemui Rasullulah
dengan memakai pakaian yang tipis. Sabda Rasullulah:
Wahai Asma! Sesungguhnya seorang gadis yang telah
berhaid tidak boleh baginya menampakkan anggota
badan kecuali telapak tangan dan wajah saja –
(Petikan dari Hadits Riwayat Muslim dan Bukhari)

8. Berjabat Tangan
– Sesungguhnya kepala yang ditusuk dengan besi itu
lebih baik daripada menyentuh kaum yang bukan
sejenis yang tidak halal baginya –
(Petikan dari Hadits Riwayat At Tabrani dan Baihaqi)

9. Memandang
– Dan katakanlah kepada perempuan mukmin
hendaklah mereka menundukkan sebahagian dari
pemandangannya –
(Petikan dari Surah An Nur Ayat 31. Keterangan sabda
Nabi Muhamad SAW, Jangan sampai pandangan yang
satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh
pandangan yang pertama saja manakala pandangan
seterusnya tidak dibenarkan hukumnya haram –
Petikan dari Hadits Riwayat Ahmad, Abu Daud dan
Tirmidzi)

10. Mulut (suara)
– Janganlah perempuan-perem -puan itu terlalu
mendayu-dayu dalam berbicara sehingga orang yang
mendengarkan ada perasaan serong dalam hatinya,
tetapi ucapkanlah perkataan-perka -taan yang baik –
(Petikan dari Surah Al Ahzab Ayat 32)

11. Kemaluan
– Dan katakanlah kepada perempuan-perem -puan
mukmin, hendaklah mereka menundukkan pandangan
mereka dan menjaga kehormatan mereka –
(Petikan dari Surah An Nur Ayat 31)
– Apabila seorang perempuan itu sholat lima waktu,
puasa di bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya
dan mentaati suaminya, maka masuklah ia ke dalam
Surga dari pintu-pintu yang ia kehendakinya –
(Petikan dari Hadits Riwayat Riwayat Al Bazzar)
– Tiada seorang perempuanpun yang membuka
pakaiannya bukan di rumah suaminya, melainkan dia
telah membinasakan tabir antaranya dengan Allah –
(Petikan dari Hadits Riwayat Tirmidzi, Abu Daud dan Ibn
Majah)

12. Pakaian
– Barangsiapa memakai pakaian yang berlebih-lebiha -n
terutama yang menyolok mata , maka Allah akan
memberikan pakaian kehinaan di hari akhirat nanti –
(Petikan dari Hadits Riwayat Ahmad, Abu Daud , An
Nasa’i dan Ibn Majah)
(Petikan dari Surah Al Ahzab Ayat 59. Keterangan : Hai
Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak
perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, hendaklah
mereka memakai baju jilbab dan longgar, yang
demikian itu supaya mereka mudah dikenali. Dan
karena itu mereka tidak diganggu. Allah maha
Pengampun lagi maha Penyayang)
– Sesungguhnya sebagian ahli Neraka ialah perempuan-
perem -puan yang berpakaian tetapi telanjang yang
cenderung pada maksiat dan menarik orang lain untuk
melakukan maksiat. Mereka tidak akan masuk Surga
dan tidak akan mencium baunya –
(Petikan dari Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim.
Keterangan : Wanita yang berpakaian tipis/jarang,
ketat/ -membentuk dan berbelah/ -membuka bahagian-
bahagi -an tertentu)

13. Rambut
– Wahai anakku Fatimah! Adapun perempuan-perem -
puan yang akan digantung rambutnya hingga mendidih
otaknya dalam Neraka adalah mereka itu di dunia tidak
mau menutup rambutnya dari pandangan/ -dilihat oleh
lelaki yang bukan mahramnya –
(Petikan dari Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)

Kamis, 10 Oktober 2013

Utsman bin Affan Si Super Dermawan Malaikat pun Malu Padanya

Utsman bin Affan Si Super Dermawan

Malaikat pun Malu Padanya

Diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwa Aisyah bertanya kepada Rasulullah Saw, ‘Abu Bakar masuk tapi engkau biasa saja dan tidak memberi perhatian khusus, lalu Umar masuk engkau pun biasa saja dan tidak memberi perhatian khusus. Akan tetapi ketika Utsman masuk engkau terus duduk dan membetulkan pakaian, mengapa?’ Rasullullah menjawab, “Apakah aku tidak malu terhadap orang yang malaikat saja malu kepadanya?”

Ya, dialah Utsman bin Affan. Sejarah umat Islam telah mencatat bahwa ketika masa kekhalifahan beliau selama kurang lebih 12 tahun, banyak kemajuan dan perkembangan yang dialami oleh umat ini.

Apa pelajaran-pelajaran yang bisa kita peroleh dari sosok Kholifah ke-3 Umat Islam ini? Banyak sekali, diantaranya sebagai berikut.

1. Dermawan yang Luar Biasa
Siapa bilang seorang Muslim yang zuhud tidak boleh kaya? Zuhud bukan berarti tidak boleh kaya. Justru Islam menganjurkan pemeluknya untuk kaya. Tetapi ingat, jangan sampai karena mengejar kekayaan dunia hingga melupakan kita beribadah dan mengingat ALLAH SWT. Jangan sampai kita ditakhlukkan oleh harta dunia sehingga meninggalkan barisan jamaah dakwah yang mulia ini. Seorang muslim yang zuhud justru sebaliknya. Dia menganggap bahwa harta dunia adalah amanah dunia untuk memperjuangkan ketinggian kalimah ALLAH SWT. Maka dari itu, dia bukan diperbudak harta dunia, tetapi malah memperbudak harta dunia. Dia mempergunakan kekayaan yang dia miliki sebagai alat beribadah agar semakin mendekatkan diri kepada ALLAH SWT.

Ini buktinya. Utsman bin Affan adalah salah satu saudagar terkaya di Mekah. Tetapi dengan kekayaannya itu, beliau perjuangkan keagungan rislalah ini. Di antara buktinya adalah sebagai berikut.

Utsman bin Affan membeli sumur yang jernih airnya dari seorang Yahudi yaitu sumur Ruumah- seharga 200.000 dirham yang kira-kira sama dengan dua setengah kg emas pada waktu itu. Sumur itu beliau wakafkan untuk kepentingan rakyat umum. Lalu beliau memperluas Masjid Madinah dan membeli tanah disekitarnya. Beliau juga mendermakan 1000 ekor unta dan 70 ekor kuda, ditambah 1000 dirham sumbangan pribadi untuk perang Tabuk, nilainya sama dengan sepertiga biaya ekspedisi tersebut. Pada masa pemerintahan Abu Bakar,Utsman juga pernah memberikan gandum yang diangkut dengan 1000 unta untuk membantu kaum miskin yang menderita di musim kering.

Bagaiamana teman-teman? Sungguh luar biasa kan kedermawanan beliau?

Nah, agar menjadi Muslim yang semakin sempurna, yuk jadi Muslim yang kaya raya, lalu kita teladani perilaku beliau ini.

2. Rasa Pemalu
Jadi umat Islam harus berani. Berani mengorbankan apa pun yang kita miliki untuk memperjuangkan risalah suci ini. Tetapi, Islam juga mengajarkan kita agar memiliki sifat malu. Seperti sabda Rasulullah SAW: “Malu itu sebagian dari iman.”

Nah, Utsman ini adalah sosok yang sangat pemalu hingga Malaikat penduduk langit pun sangat malu terhadapnya.

Sekarang coba kita introspeksi. Jika kita berbohong sedikit saja, apakah kita tidak malu kepada ALLAH SWT yang memberi nikmat berupa bibir dan mulut ini? Jika kita menyaksikan kemaksiatan, apakah kita tidak malu kepada ALLAH SWT yang telah memberi nikmat berupa kedua mata ini? Apakah kita telah mensyukuri nikmat tubuh kita ini dengan sebaik mungkin? Sudahkah kita gunakan anggota badan yang utuh ini untuk memperbanyak amal, atau sebaliknya, justru menambah banyak kemaksiatan?

3. Dzan Nuraini (Pemilik 2 Cahaya)
Hanya Utsman bin Affan yang memperoleh gelar mulia ini. Mengapa? Karena beliaulah satu-satunya sahabat yang menikahi 2 putri Rasulullah SAW: Ruqoyyah dan Ummu Kultsum.

Lalu apakah yang harus kita contoh dari hal ini? Apakah kita nantinya harus memiliki 2 istri? Tentu tidak. Utsman bisa menikahi putri Rasulullah SAW. Tentu hal itu adalah suatu kemuliaan yang luar biasa. Nabi SAW pun tidak sembarangan memilih Utsman sebagai menantunya. Perlu beberapa lama untuk mengenal Utsman lebih jauh bagi Rasulullah SAW. Setelah yakin, barulah beliau menikahkan putrinya dengan Utsman bin Affan.
Nah, begitu juga dengan kita. Memperoleh jodoh yang solih/solihah tentu adalah sebuah kemuliaan yang sangat berharga, terlebih lagi di zaman sekarang. Lalu bagaimana untuk bisa memperolehnya? Ya, tentu dimulai dari diri sendiri. Laki-laki yang baik adalah untuk wanita yang baik dan wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik. Bagi sahabat yang belum menikah, mari kita perbaiki akhlak dan perilaku kita mulai detik ini.

Mari menjaga perilaku dengan yang bukan muhrim. Jika kita bisa menjadi Muslim terbaik, insyaALLAH nanti jodoh terbaik pun telah dipersiapkan oleh ALLAH SWT. Semoga dari diri kita dan pasangan kita yang baik tersebut nantinya lahir generasi-generasi unggul yang siap meneruskan estafet perjuangan dakwah ini. Generasi keturunan solih/solihah itulah insyaALLAH yang akan investasi besar kita, di dunia hingga akhirat. Amin.

4. Rendah Hati
Beliau memiliki kerendah hatian yang begitu besar. Hal itu bisa terbukti ketika pergantian khalifah saat itu. Ketika bermusyawarah, beliau sama sekali tidak memiliki ambisi untuk menjadi khalifah. Bahkan, beliau sempat memilih Ali bin Abi Thalib. Akan tetapi, akhirnya sebagian besar rakyat Madinah memilih Utsman yang menjadi dasar terpilihnya beliau menjadi khalifah. Dan Ali bin Abi Thalib pun menjadi orang kedua yang membaiat beliau setelah penentu keputusan, Abdurrahman bin Auf.

Inilah bukti bahwa beliau bukanlah orang yang sangat berambisi mengejar kedudukan. Beliau menganggap kedudukan khalifah adalah sebuah amanah besar yang harus ditunaikan dengan sungguh-sungguh dan penuh tangggung jawab.

5. Tidak ingin Orang Lain Berkorban Untuknya
Ketika rumah beliau dikepung oleh sekelompok pemberontak, banyak di antara sahabat yang menawarkan bantuan untuk menjaga rumah beliau dan siap berperang menjaga keselamatan beliau. Namun, beliau menolak semua bantuan itu. Bahkan, beliau telah merelakan nyawanya sendiri demi menjaga umat dari terpecah-belah. Akhirnya, beliau pun wafat di tangan pemberontak ketika sedang membaca Al Quran. Subhanalloh.

6. Kecintaan yang Luar Biasa terhadap Al Quran.
“Kalau hati kita suci, niscaya kita tidak akan pernah puas dengan firman Tuhan. Aku benci bila sehari saja tidak melihat mushaf”

Itulah kata-kata Utsman yang dikenang selalu oleh Abdurrahman at-Taimi. Kesaksian serupa diungkapkan pula oleh Hassan yang menyebutkan Utsman rajin mengkhatamkan al-Qur’an dalam satu rakaat. Bahkan ar-Rawi pernah melihat mushaf al-Qur’an milik Utsman banyak yang robek karena terlalu sering dibaca.
Dari rasa kecintaannya yang begitu besar terhadap al-Qur’an inilah kemudian di masa ia menjadi khalifah ketiga kaum muslimin, Utsman menyusun al-Qur’an dalam bentuk Mushaf yang di masa sebelumnya masih berupa tumpukan Shuhuf-shuhuf dan sekaligus menyatukan gaya bahasanya (Qira’at).

Nah, itulah pelajaran-pelajaran berharga dari sosok besar, Utsman bin Affan ra. Yuk, meski perlahan-perlahan, kita pasti bisa meneladaninya, dan semoga kita nanti menjadi generasi Muslim terbaik.

Selasa, 08 Oktober 2013

Baginda Rasulullah Bersabda :

Assalamualaikum

Baginda Rasulullah Bersabda :

"Tidaklah akan datang hari kiamat selama masih ada yang mengucapkan Allah , Allah .." (Shahih Muslim Hadits no.148)

juga sabda Baginda Nabi saw : "Tidak terjadi Kiamat diatas seseorang yang berkata Allah, Allah"(Shahih Muslim no.149).

Sesungguhnya Dzikir orang-orang muslim umat Islam menahan datangnya Kiamat, dan kiamat adalah Musibah terbesar sepanjang usia Alam Raya ini diciptakan, dan apalah artinya musibah banjir, gunung meletus dan lainnya yang tak sedebu dari kejadian Kiamat . ..

Sesungguhnya semakin banyaknya musibah dimuka bumi ini adalah disebabkan semakin berkurangnya orang-orang yang berdzikir, ... jadi marilah kita biasakan untuk berdzikir qalbu seiring degupan jantung kita .. semakin banyak yang istiqomah berdzikrullah .. maka akan semakin jauh hari kiamat itu ... insya Allah .. Juga berkah Allah akan selalu meliputi hidup kita semua di setiap detik ....

Senin, 07 Oktober 2013

"Demi yang jiwaku dalam genggamanNya. Kamu tidak dapat masuk surga kecuali harus beriman dan tidak beriman kecuali harus saling menyayangi. Maukah aku tunjukkan sesuatu bila kamu lakukan niscaya kamu saling berkasih sayang? Sebarkan salam di antara kamu." (HR. Muslim)